IMG_0280

SMA Negeri 3 Malang merupakan satu-satunya Sekolah Menengah Atas di Indonesia yang menjadi pusat pengambilan test Microsoft yang bisa diikuti oleh peserta didik dan pendidik di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan upaya SMA Negeri 3 Malang untuk meningkatkan kualitas peserta didik khususnya di SMA N 3 Malang dan peserta didik di Indonesia pada umumnya untuk menyongsong generasi emas Indonesia 20 – 30 tahun kedepan. Setelah lulus, peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk keperluan melanjutkan studi ataupun bekerja. Terlebih lagi, sertifikat ini berlaku secara Internasional.

SMA N 3 Malang telah siap menerima pendaftaran pengambilan test Microsoft dan SMA N 3 Malang juga telah memiliki trainer yang siap untuk membina para peserta yang ingin mempersiapkan test tersebut. Beberapa trainer yang telah LULUS test Microsoft tersebut adalah sebagai berikut:

  1. NORMAN ADHI PRAWITHA, S.Kom.
  2. RIZKY ADITYA NUGRAHA, S.Pd.
  3. TRI SETYA ANGGRIANI, S.Pd.
  4. WAWAN PRAMUNADI, M.Pd.
  5. ANIQ MUBAROK, S.Pd., S.S.
  6. INTAN NURJANNAH, S.Pd.

Diucapkan selamat kepada Bapak/Ibu yang telah lulus test.

Ayo daftar test Microsoft di SMA N 3 Malang!

(HUMAS)

 

Tim Trainer up

Salah satu SMA Negeri favorit di Kota Malang, SMAN 3 merayakan HUT ke 66, kemarin. Perayaan HUT digelar sederhana dalam suasana penuh akrab. Mengangkat tema SMAN 3 Berbakti untuk Negeri, sekolah merangkul alumninya untuk berbagai kegiatan. Salah satunya, penggalangan dana untuk warga desaku menanti melalui pemberian MCK yang layak.

“Sedangkan wujud kepedulian para alumni juga ditunjukkan dengan memberikan mobil ambulan untuk siswa ketika ada kegiatan, sehingga apabila ada yang perlu bantuan bisa segera ditangani,” ujar Kepala SMAN 3 Malang, Asri Widiapsari, M.Pd.

SMAN 3 Malang juga baru meluncurkan program pendidikan keluarga di sekolah dengan tujuan mempererat hubungan orang tua, sekolah, dan masyarakat.  Membentuk guru Pembimbing Akademik untuk Sistem Kredit Semester (SKS), dan kelas inspirasi bekerja.

Sementara itu, waka kesiswaan, Wawan Pramunadi, M.Pd, mengatakan, dari keunggulan program-program tersebut yang paling menarik dan mungkin tidak semua sekolah memiliki adalah tingginya nilai toleransi di Bhawikarsu ini. Pasalnya semua warga sekolah selalu mencintai keberagaman, tidak memerdulikan warna kulit, suku, agama hingga tingkat kecerdasan siswanya.

“Alhamdulilah hingga sampai saat ini tidak pernah ada masalah. Kami sangat menjunjung tinggi nilai toleransi di lingkungan SMAN 3 Malang, itu keunggulan kami,” ujar Wawan, sapaan akrabnya.

Ia melanjutkan, tidak bisa dipungkiri bahwa selama perjalanan SMAN 3 Malang hingga 66 tahun ini banyak dinamika yang terjadi. Dengan situasi dan kondisi yang berbeda-beda, mulai dari kebijakan pemerintah yang kerap kali berubah-ubah seperti kepemimpinan dari daerah ke provinsi atau justru sebaliknya namun Bhawikarsu tetap konsisten menjadi sekolah unggul.  (lin/oci)

 

Sumber : https://www.malang-post.com/pendidikan/berbakti-untuk-negeri-bersama-alumni

Sekalipun hari minggu itu hari libur, namun segenap siswa dan guru SMA N 3 sangat antusias menyambut tamu dari delegasi Senator Thailand yang sedang mencari masukan untuk menyusun kebijakan kerjasama di bidang pendidikan di Thailand.

Kepala sekolah SMAN 3 Ibu Dra. Asri Widiapsari, M.Pd. menyambut kedatangan tamu dengan menyematkan emblem SMA N 3 Malang sebagai tanda keluarga besar SMA N 3 bagi para tamu.

Prosesi inti penyambutan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara oleh siswa SMA N 3 Malang. Sungguh luar biasa karena siswa SMA N 3 ternyata hafal lagu kebangsaan Thailand. Acara berikutnya adalah welcoming speech dari Ibu Kepala Sekolah yang disampaikan menggunakan Bahasa Inggris dengan sangat jelas, fasih, dan lancar. Sementara itu, sambutan dari Senator Thailand disampaikan oleh pimpinan delegasi, Dr. Tuang dengan bahasa Thailand yang diterjemahkan oleh mahasiswa UMM.
Ibu Asri menyampaikan profil SMA N 3 Malang dan pencapaian reputasi sekolah termasuk dari unsur alumninya. Beliau menyebut salah satu alumninya kini menjadi direktur SEAMOLEC, pemimpin kerjasama pendidikan negara ASEAN.

Acara diskusi berlangsung sangat hangat dan produktif. Hampir semua tamu mengajukan berbagai pertanyaan. Semua pertanyaan dijawab dengan sangat komprehensif oleh ibu Asri dengan bahasa Inggris yang jelas dan lancar.

Delegasi dalam diskusi mengakui dan menyatakan bahwa pendidikan di Indonesia adalah yang terkuat di ASEAN, salah satunya ditunjukkan SMA N 3 Malang yang memiliki reputasi nasional dan internasional. Salah satu kerjasama sister school yang dikembangkan dengan sekolah-sekolah dari Thailand diantaranya adalah sekolah At Tarkiyah, dimana kepala sekolahnya juga ikut dalam kunjungan tersebut.

Penyambutan diahiri dengan penampilan vocal group siswa SMA N 3 yang sangat harmonis dalam menyanyikan beberapa lagu daerah, dan disertai dengan acara pemberian cindera mata dan foto bersama tamu dengan dewan guru SMA N 3 Malang.

(Catatan Pendamping Tamu)
Wallohua’lam bishowab.

Ratusan alumni SMA Negeri 3 Malang memadati  Taman Indie Kota Araya untuk menghadiri halal bihalal diselenggarakan keluarga besar IKA SMARI AGITMA (Ikatan Alumni SMAN 3) DPC Malang, Minggu petang (15/7).

Ketua IKA SMARI AGITMA DPC Malang Ima Harsono menjelaskan,  halal bihalal diikuti sekitar  400 peserta  dari lintas alumni, mulai  alumni tahun 1965 hingga alumni tahun 2017. Kegiatan dikemas meriah dihadiri Kepala  SMAN 3 Malang  Hj. Asri Widiapsari M.Pd, Wakil Kepala SMAN 3 Wawan  Pramunadi, guru, OSIS SMAN 3 serta para  guru yang sudah purna tugas dan memiliki organisasi bernama Widhi Smanti.

‘’Kami  bangga dan terharu karena halal bihalal  berlangsung dengan meriah. Bahkan sebagian alumni yang sekarang tinggal di luar daerah menyempatkan diri menghadiri kegiatan ini,’’ papar Ima Harsono  didampingi ketua panitia Teguh Widodo kepada Malang Post.

Ditambahkan, melalui  halal  bihalal  diisi tausiyah Dr. KH.Ahmad Mujayid ini,  keluarga besar IKA SMARI AGITMA DPC Malang bertekad terus meningkatkan kebersamaan diantara seluruh alumni SMAN 3 Malang. Mereka sekarang memiliki berbagai profesi dan tinggal di berbagai daerah dapat selalu menjalin persatuan dan kesatuan sebagai sesama alumni sekolah  di Jalan Sultan Agung Utara Malang ini.‘’Dalam kegiatan ini, kami juga  memberikan tali asih kepada para guru yang telah purna tugas dan bernaung dalam organisasi Widhi Smanti. Juga tali asih kepada kepada adik-adik  alumni SMAN 3 Malang,’’ urai Ima Harsono.

Lebih lanjut dia memaparkan, menandai halal bihalal dimeriahkan berbagai hiburan dan undian berhadiah ini,  juga dilakukan penerimaan anggota  baru keluarga besar IKA SMARI AGITMA sebagai bentuk mereka  telah resmi menjadi anggota dari IKA SMARI AGITMA.Serta berbagai kegiatan lain yang bertujuan semakin mempererat jalinan silaturahmi dan kebersamaan diantara seluruh alumni SMAN 3 Malang  serta keluarga  besar SMAN 3 Malang. Termasuk terus menunjang berbagai kegiatan dan program kerja dari SMAN 3 Malang.

Kepala SMAN 3 Malang  Hj.Asri Widiapsari menyatakan  terima kasih atas segala dukungan dari IKA SMARI AGITMA DPC Malang dalam terus meningkatkan prestasi siswa SMAN 3 Malang. Berbagai dukungan alumni tersebut dijadikan motivasi tersendiri  oleh  siswa SMAN 3 Malang sehingga mereka  semakin terpacu untuk terus meraih prestasi terbaik. Serta, menjadikan sekolah tersebut sebagai sekolah unggulan dan favorit di Bumi Arema.

‘’Kami  sangat  berterima kasih  kepada seluruh alumni yang selama ini terus bersatu padu dengan kami. Dalam mempertahankan dan terus meningkatkan predikat SMAN 3 Malang sebagai sekolah  yang menjadi unggulan, maju dan  semakin berprestasi di Kota Malang,’’ pungkas Hj.Asri  Widiapsari.

 

Sumber: https://www.malang-post.com/pendidikan/tingkatkan-kebersamaan-seluruh-alumni-sman-3

 

 Sukses dengan Orientasi Studi ke Jerman, Belanda, dan Perancis, SMAN 3 Malang kembali mengusung program baru yakni Hands On Science Experiments (HOSE) ke Jerman selama satu minggu. Sebanyak lima siswa dari kelas XI yang mengikuti program ini akan diberangkatkan, Minggu, (24/6). Hose merupakan pengembangan dari Orientasi Studi dengan melakukan kunjungan ke Perguruan Tinggi yang ada di sana. Bedanya program terbaru SMAN 3 Malang ini, siswa terpilih akan mengikuti pelajaran selama satu minggu di Haus Overbach Science College, yakni SMA terbaik Jerman untuk olimpiade.

Kepala SMAN 3 Malang, Asri Widiapsari, M.Pd, mengatakan, Hose merupakan program terbaru yang baru dilaksanakan tahun ajaran baru ini. Dengan kata lain program yakni Double Sertificate atau seperti Double Degree untuk tingkat Perguruan Tinggi.

“Selama satu minggu di sana, mereka akan belajar mengenai penelitian dan percobaan mulai dari bidang Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Aerospace, dan lainnya,” ujar Asri.

Peserta Hose ini nantinya ketika lulus akan mendapatkan dua tanda kelulusan yakni ijazah SMAN 3 Malang dan sertifikat HOSE. Sertifikat inilah nantinya bisa dipergunakan untuk data pendukung ketika mendaftarkan diri ke pendidikan S2. Lantaran masih baru dan menjadi pioneer di SMAN 3 Malang, maka segala persiapan diupayakan semaksimal mungkin. Bahkan siswa mendapatkan beberapa pembekalan dan brifing untuk memotivasi ketika di Jerman. Kegiatan ini menurutnya tidak dijadikan beban melainkan pembelajaran menyenangkan dibidang sains dengan alat yang lengkap dan canggih.

“Bahkan selama kurang lebih dua bulan, peserta HOSE sudah mengikuti pembekalan bahasa Jerman mulai dari yang sederhana seperti bahasa sehari-hari dan lain sebagainya. Selain itu, mereka yang terpilih harus memiliki kemampuan bahasa Inggris di atas KKM,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah tidak ingin main-main dengan program baru ini lantaran ini menyangkut negara. Sehingga untuk proses seleksipun sangat ketat, khususnya dalam hal bahasa dan akademis siswa. Meskipun banyak peminat dari program ini, tetapi yang lolos adalah siswa berkompeten dari segi bahasa, kemampuan akademik, dan personalitinya.

“Prospek ke depan yakni kami ingin melayani para siswa dengan harapan mereka memiliki passpor untuk mengambil S2 di luar negeri. Karena program HOSE ini akan memberikan pengalaman tinggal di Jerman yang berbeda dari Indonesia baik dari segi budaya dan sistem pembelajaranya,” imbuhnya.

Sumber: https://www.malang-post.com/pendidikan/sman-3-kirim-siswa-belajar-ke-jerman

Berikut adalah Paparan PPDB 2018. File dalam bentuk PDF dapat diunduh di tautan yang tersedia di bagian halaman paling bawah.

 

Download (PDF, 1.21MB)

KISI-KISI USBN-SMA UMUM K-2013   DOWNLOAD  
KISI-KISI USBN SMA PEMINATAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL K-2013   DOWNLOAD  
KISI-KISI USBN SMA AGAMA K-2013   DOWNLOAD  
KISI-KISI USBN SMA PEMINATAN BAHASA DAN BUDAYA K-2013   DOWNLOAD  
KISI-KISI USBN SMA PEMINATAN MATEMATIKA  IPA K-2013   DOWNLOAD  

TAMBAHAN:

KISI-KISI USBN PENJAS, PRAKARYA, DAN SENI BUDAYA                                                                             DOWNLOAD 

Download (PDF, 288KB)

HASIL TRY OUT KOTA 1 2018 SISWA SEMESTER 6 DI SINI

HASIL TRY OUT SISWA SEMESTER 4 DI SINI

HASIL TRY OUT SISWA SEMESTER 2 DI SINI

Smanti Informasi Pendidikan (SIP) 2018 merupakan salah satu program rutin yang diselenggarakan oleh OSIS SMA Negeri 3 Malang. Acara ini dikhususkan bagi peserta didik kelas XII yang sebentar lagi akan lulus dari bangku SMA dan melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Tentunya, dalam memilih jurusan dan fakultas dalam suatu universitas, peserta didik kelas XII membutuhkan sekilas informasi dari senior yang telah berpengalaman agar mereka tidak salah menentukan pilihan.

Tahun ini, SIP 2018 mengangkat tema “Share the Adventure, Shape Your Future” dengan konsep yang tidak jauh berbeda dari tahun lalu yaitu pengenalan jurusan tiap universitas kepada peserta didik kelas XII.

“Yang membedakan dari tahun sebelumnya, kali ini SIP tidak mengadakan try out, diganti dengan pemberian motivasi dan tes sidik jari. Modelnya seperti fingerprint, dari situ peserta didik dapat mengetahui bakat dan minatnya masing – masing,” ujar Ketua Pelaksana SIP 2018, Farah Alvirozia.

SIP 2018 dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 6 dan 13 Januari 2018. Pada tanggal 6 Januari 2018, acara diisi dengan tes sidik jari dan pemberian motivasi dari Bapak Arif Bachtiar sebagai motivator. Motivator yang berasal dari jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ini memberikan kata-kata yang menginspirasi dan mendorong semangat para Pejuang Bhawikarsu agar dapat meraih nilai Ujian Nasional (UN) terbaik dan diterima di universitas yang diinginkan.

Masih bagian dari program SIP,  pada tanggal 13 Januari 2018, acara  diisi dengan talkshow  bersama alumni dari IKASMARIAGITMA mengenai pengalaman kehidupan mahasiswa di bangku perkuliahan sesuai universitas dan fakultas mereka masing- masing. Beberapa pertanyaan dari peserta didik kelas XII pun dilontarkan. Salah satu pertanyaan yang menarik berasal dari seorang siswi adalah ketika dia menanyakan bagaimana jika seseorang memiliki keinginan untuk berkuliah di luar kota namun tidak direstui oleh orang tua ?

Pertanyaan ini dijawab oleh salah satu alumni dengan bijak. Perwakilan alumni tersebut mengatakan bahwa restu dari orang tua itu sangat penting untuk kelancaran dan keberhasilan dalam hidup kita. Jika orang tua tidak merestui, kita hanya punya 2 pilihan; berusaha membujuk mereka dengan memberikan pengertian dengan sabar menurut sudut pandang kita sendiri atau menuruti keinginan mereka untuk berkuliah di dalam kota saja. Tentu, masalah ini juga menjadi bobot atau kendala bagi setiap orang tua yang belum tentu rela melepas putra putrinya untuk menempuh pendidikan di kota yang asing bagi mereka.

Acara pun dilanjutkan dengan pengenalan berbagai universitas dan jurusan di dalamnya oleh para alumni. Disini, panitia membagi tiap universitas dalam kelas kelas sepanjang lantai 2 SMA Negeri 3 Malang. Peserta didik kelas XII pun bebas untuk mengunjungi tiap kelas sesuai universitas dan jurusan yang diminatinya.

Namun tentu SIP 2018 ini juga memiliki kendala selama pelaksanaan acara. “Kendalanya, peserta didik kelas XII kurang antusias untuk berpartisipasi dalam acara ini. Kalau aku lihat dari sedikitnya peserta yang hadir dalam setiap rangkaian acara.” jelas Farah. Lebih lanjut, gadis yang akrab disapa Fifi itu berharap untuk ke depannya SIP tetap menjadi ajang bagi kelas XII untuk mendapatkan gambaran tentang kehidupan di bangku perkuliahan dan menjadi sarana interaksi antara alumni senior dan peserta didik kelas XII.

 

Christian Noven/ E-2

Pada Sabtu, 27 Januari 2018,  SMA Negeri 3 Malang kedatangan tamu dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur pada pukul 08.00 – 10.00 WIB. Tak kurang dari 30 orang siswa dan 8 orang guru menjadi perwakilan tamu yang jauh-jauh datang dari negeri Jiran tersebut.

Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk menambah pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana sekolah di Indonesia berlangsung, baik dari segi kegiatan non akademik maupun akademik. Selain itu, guna meningkatkan motivasi belajar siswa SMA Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, mereka jauh-jauh datang ke Malang dengan harapan bahwa SMA Negeri 3 dapat menjadi contoh patokan tentang bagaimana setiap peserta didik mampu mempertahankan semangat belajar dan selalu meningkatkan potensi diri mereka.

Diluar kegiatan akademik dan non akademik, kunjungan tersebut untuk mengenal dan menjalin keakraban antar kedua sekolah sehingga kelak jika memungkinkan, banyak kegiatan yang bersifat kooperatif bisa dilaksanakan yang nantinya bisa memberikan kontribusi positif bagi kedua belah pihak.

 

 

Pada hari Kamis, 25 Januari 2018, SMA Negeri 3 Malang menjamu tamu dari Universitas Brawijaya untuk acara sosialisai Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya Malang, program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Pangan dan Program Studi S1 Bioteknologi.

Dalam kesempatan itu, ada dua kegiatan yang dilakukan. Pertama adalah pengenalan profil Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya Malang. Yang kedua yakni diskusi mengenai keilmuan dan kompetensi lulusan Program Studi S1 Ilmu dan Teknologi Pangan dan Program Studi S1 , Bioteknologi. Kegiatan berjalan dengan lancar, mengingat tingginya minat siswa SMA Negeri 3 Malang untuk masuk ke Universitas Brawijaya, khususnya di Jurusan Teknologi Pertanian.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan siswa siswi SMA N 3 Malang mendapatkan wawasan untuk melanjutkan kuliah di jurusan tersebut. Selain itu, acara tersebut juga dapat memberikan kesadaran bahwasanya jurusan di bidang pertanian masih menjadi jurusan yang diminati dan juga jurusan yang memiliki prospek cerah di masa depan.