14
JUL
2018

SMA N 3 Malang Kirim Siswanya ke Jerman

 Sukses dengan Orientasi Studi ke Jerman, Belanda, dan Perancis, SMAN 3 Malang kembali mengusung program baru yakni Hands On Science Experiments (HOSE) ke Jerman selama satu minggu. Sebanyak lima siswa dari kelas XI yang mengikuti program ini akan diberangkatkan, Minggu, (24/6). Hose merupakan pengembangan dari Orientasi Studi dengan melakukan kunjungan ke Perguruan Tinggi yang ada di sana. Bedanya program terbaru SMAN 3 Malang ini, siswa terpilih akan mengikuti pelajaran selama satu minggu di Haus Overbach Science College, yakni SMA terbaik Jerman untuk olimpiade.

Kepala SMAN 3 Malang, Asri Widiapsari, M.Pd, mengatakan, Hose merupakan program terbaru yang baru dilaksanakan tahun ajaran baru ini. Dengan kata lain program yakni Double Sertificate atau seperti Double Degree untuk tingkat Perguruan Tinggi.

“Selama satu minggu di sana, mereka akan belajar mengenai penelitian dan percobaan mulai dari bidang Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Aerospace, dan lainnya,” ujar Asri.

Peserta Hose ini nantinya ketika lulus akan mendapatkan dua tanda kelulusan yakni ijazah SMAN 3 Malang dan sertifikat HOSE. Sertifikat inilah nantinya bisa dipergunakan untuk data pendukung ketika mendaftarkan diri ke pendidikan S2. Lantaran masih baru dan menjadi pioneer di SMAN 3 Malang, maka segala persiapan diupayakan semaksimal mungkin. Bahkan siswa mendapatkan beberapa pembekalan dan brifing untuk memotivasi ketika di Jerman. Kegiatan ini menurutnya tidak dijadikan beban melainkan pembelajaran menyenangkan dibidang sains dengan alat yang lengkap dan canggih.

“Bahkan selama kurang lebih dua bulan, peserta HOSE sudah mengikuti pembekalan bahasa Jerman mulai dari yang sederhana seperti bahasa sehari-hari dan lain sebagainya. Selain itu, mereka yang terpilih harus memiliki kemampuan bahasa Inggris di atas KKM,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah tidak ingin main-main dengan program baru ini lantaran ini menyangkut negara. Sehingga untuk proses seleksipun sangat ketat, khususnya dalam hal bahasa dan akademis siswa. Meskipun banyak peminat dari program ini, tetapi yang lolos adalah siswa berkompeten dari segi bahasa, kemampuan akademik, dan personalitinya.

“Prospek ke depan yakni kami ingin melayani para siswa dengan harapan mereka memiliki passpor untuk mengambil S2 di luar negeri. Karena program HOSE ini akan memberikan pengalaman tinggal di Jerman yang berbeda dari Indonesia baik dari segi budaya dan sistem pembelajaranya,” imbuhnya.

Sumber: https://www.malang-post.com/pendidikan/sman-3-kirim-siswa-belajar-ke-jerman

Leave a Reply

*

captcha *