29
JAN
2018

SMANTI INFORMASI PENDIDIKAN 2018: Ajang Mengenal Kehidupan Perkuliahan

Smanti Informasi Pendidikan (SIP) 2018 merupakan salah satu program rutin yang diselenggarakan oleh OSIS SMA Negeri 3 Malang. Acara ini dikhususkan bagi peserta didik kelas XII yang sebentar lagi akan lulus dari bangku SMA dan melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Tentunya, dalam memilih jurusan dan fakultas dalam suatu universitas, peserta didik kelas XII membutuhkan sekilas informasi dari senior yang telah berpengalaman agar mereka tidak salah menentukan pilihan.

Tahun ini, SIP 2018 mengangkat tema “Share the Adventure, Shape Your Future” dengan konsep yang tidak jauh berbeda dari tahun lalu yaitu pengenalan jurusan tiap universitas kepada peserta didik kelas XII.

“Yang membedakan dari tahun sebelumnya, kali ini SIP tidak mengadakan try out, diganti dengan pemberian motivasi dan tes sidik jari. Modelnya seperti fingerprint, dari situ peserta didik dapat mengetahui bakat dan minatnya masing – masing,” ujar Ketua Pelaksana SIP 2018, Farah Alvirozia.

SIP 2018 dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 6 dan 13 Januari 2018. Pada tanggal 6 Januari 2018, acara diisi dengan tes sidik jari dan pemberian motivasi dari Bapak Arif Bachtiar sebagai motivator. Motivator yang berasal dari jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ini memberikan kata-kata yang menginspirasi dan mendorong semangat para Pejuang Bhawikarsu agar dapat meraih nilai Ujian Nasional (UN) terbaik dan diterima di universitas yang diinginkan.

Masih bagian dari program SIP,  pada tanggal 13 Januari 2018, acara  diisi dengan talkshow  bersama alumni dari IKASMARIAGITMA mengenai pengalaman kehidupan mahasiswa di bangku perkuliahan sesuai universitas dan fakultas mereka masing- masing. Beberapa pertanyaan dari peserta didik kelas XII pun dilontarkan. Salah satu pertanyaan yang menarik berasal dari seorang siswi adalah ketika dia menanyakan bagaimana jika seseorang memiliki keinginan untuk berkuliah di luar kota namun tidak direstui oleh orang tua ?

Pertanyaan ini dijawab oleh salah satu alumni dengan bijak. Perwakilan alumni tersebut mengatakan bahwa restu dari orang tua itu sangat penting untuk kelancaran dan keberhasilan dalam hidup kita. Jika orang tua tidak merestui, kita hanya punya 2 pilihan; berusaha membujuk mereka dengan memberikan pengertian dengan sabar menurut sudut pandang kita sendiri atau menuruti keinginan mereka untuk berkuliah di dalam kota saja. Tentu, masalah ini juga menjadi bobot atau kendala bagi setiap orang tua yang belum tentu rela melepas putra putrinya untuk menempuh pendidikan di kota yang asing bagi mereka.

Acara pun dilanjutkan dengan pengenalan berbagai universitas dan jurusan di dalamnya oleh para alumni. Disini, panitia membagi tiap universitas dalam kelas kelas sepanjang lantai 2 SMA Negeri 3 Malang. Peserta didik kelas XII pun bebas untuk mengunjungi tiap kelas sesuai universitas dan jurusan yang diminatinya.

Namun tentu SIP 2018 ini juga memiliki kendala selama pelaksanaan acara. “Kendalanya, peserta didik kelas XII kurang antusias untuk berpartisipasi dalam acara ini. Kalau aku lihat dari sedikitnya peserta yang hadir dalam setiap rangkaian acara.” jelas Farah. Lebih lanjut, gadis yang akrab disapa Fifi itu berharap untuk ke depannya SIP tetap menjadi ajang bagi kelas XII untuk mendapatkan gambaran tentang kehidupan di bangku perkuliahan dan menjadi sarana interaksi antara alumni senior dan peserta didik kelas XII.

 

Christian Noven/ E-2

Leave a Reply

*

captcha *